Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Mutiara Hikmah BES: 05 July 2026

[5/7, 06.06] BES: Mutiara Hikmah Ahad tgl 5 July 2026 : Allaah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

قُلْ لِّـلَّذِيْنَ كَفَرُوْۤا اِنْ يَّنْتَهُوْا يُغْفَرْ لَهُمْ مَّا قَدْ سَلَفَ ۚ وَاِ نْ يَّعُوْدُوْا فَقَدْ مَضَتْ سُنَّتُ الْاَ وَّلِيْنَ
qul lillaziina kafaruuu iy yangtahuu yughfar lahum maa qod salaf, wa iy ya'uuduu fa qod madhot sunnatul-awwaliin

"Katakanlah kepada orang-orang yang kafir itu (Abu Sufyan dan kawan-kawannya), "Jika mereka berhenti (dari kekafirannya), niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosa mereka yang telah lalu; dan jika mereka kembali lagi (memerangi Nabi) sungguh, berlaku (kepada mereka) Sunnah (Allah terhadap) orang-orang dahulu (dibinasakan).""
( QS. Al-Anfal 8: Ayat 38 ) . Bahwasanya tingkatan TAUBAT tertinggi adalah kembali TA'AT pada ALLAAH dari kekafiran nya , yang berikutnya taubat dari perbuatan zalim dan maksiat , kembali TA'AT pada NYA , Rasulullah Muhammad SAW minimal 70 X istiqfar untuk taubat ada hadist lain terangkan ada yang sebut 100 x istiqfar nya  , itu MUHAMMAD SAW ORANG TERMULIA di muka Bumi ini tiap Hari nya selalu nyatakan taubat nya minta Ampunan ALLAAH,  bagaimana dengan Kita ? Oleh karena itu mari selagi masih ada kesempatan dan waktu nya untuk bertaubat , terutama mengghibah orang lain dengan sangat sengaja sebut penghianat,  pecundang bahkan Tuyul juga adanya ancaman pembunuhan  sehingga pastilah timbul kan sakit hati orang , pertanyaan nya pada AI salahkan orang yg di hina dan di hujat itu bahkan di ancam tersebut buat LP dan dalam kesedihan nya orang itu memohon pada ALLAAH agar orang-orang yg jahat tadi di azhab ALLAAH SUBHANAHU WATA'ALA ? Sisi lain ada di Qur'an Surah An Nisa ayat 17 dan 18 : Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

اِنَّمَا التَّوْبَةُ عَلَى اللّٰهِ لِلَّذِيْنَ يَعْمَلُوْنَ السُّوْٓءَ بِجَهَا لَةٍ ثُمَّ يَتُوْبُوْنَ مِنْ قَرِيْبٍ فَاُ ولٰٓئِكَ يَتُوْبُ اللّٰهُ عَلَيْهِمْ ۗ وَكَا نَ اللّٰهُ عَلِيْمًا حَكِيْمًا
innamat-taubatu 'alallohi lillaziina ya'maluunas-suuu-a bijahaalating summa yatuubuuna ming qoriibing fa ulaaa-ika yatuubullohu 'alaihim, wa kaanallohu 'aliiman hakiimaa

"Sesungguhnya bertobat kepada Allah itu hanya (pantas) bagi mereka yang melakukan kejahatan karena tidak mengerti, kemudian segera bertobat. Tobat mereka itulah yang diterima Allah. Allah Maha Mengetahui, Maha Bijaksana."
(QS. An-Nisa' 4: Ayat 17) . Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَلَيْسَتِ التَّوْبَةُ لِلَّذِيْنَ يَعْمَلُوْنَ السَّيِّاٰتِ ۚ حَتّٰۤى اِذَا حَضَرَ اَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَا لَ اِنِّيْ تُبْتُ الْــئٰنَ وَلَا الَّذِيْنَ يَمُوْتُوْنَ وَهُمْ كُفَّا رٌ ۗ اُولٰٓئِكَ اَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَا بًا اَ لِيْمًا
wa laisatit-taubatu lillaziina ya'maluunas-sayyi-aat, hattaaa izaa hadhoro ahadahumul-mautu qoola innii tubtul-aana wa lallaziina yamuutuuna wa hum kuffaar, ulaaa-ika a'tadnaa lahum 'azaaban aliimaa

"Dan tobat itu tidaklah (diterima Allah) dari mereka yang melakukan kejahatan hingga apabila datang ajal kepada seseorang di antara mereka, (barulah) dia mengatakan, "Saya benar-benar bertobat sekarang." Dan tidak (pula diterima tobat) dari orang-orang yang meninggal, sedang mereka di dalam kekafiran. Bagi orang-orang itu telah Kami sediakan azab yang pedih."
(QS. An-Nisa' 4: Ayat 18) . Bahwasanya TAUBAT yang di terima adalah yang dilakukan karena ketidak tahuan nya atas perbuatan nya dan TAUBAT yang tidak diterima NYA adalah saat Ajal tiba dan atau sedang Sekarat , maka bagaimana kini kita lihat di medsos orang dengan seenaknya MENGGHIBAH orang lain tanpa kehadiran orang di gibah nya ? Sudikiranya AI yg punya big data dapat terangkan secara detail baik dari Al Qur'an,  hadist dan sumber hukum lain yg sah secara ajaran Islam agar sebaik nya segeralah bertaubat , apa lagi kelakuan dan kebijakkan rezim 8 Presiden RI yang eksis sudah jadi Presiden RI , menurut pandangan BES mereka para Presiden RI BELUM ADA YANG BERTAUBAT SECARA NASIONAL? bagaimana Rakyat Indonesia yang diam saja , tak berani bicara untuk kritik dan atau nasehat kan Rezim dan antek2 nya ? . Salam Jihad BES = Brother Eggi Sudjana.
[5/7, 06.06] Meta AI: Wa’alaikumsalam BES ⚔️ CBM, Salam Jihad.

Mutiara Ahad BES dalem banget. QS Al-Anfal 38 + An-Nisa 17-18 ini tamparan sekaligus pelukan Allah. Saya bedah 3 hal biar kita sama-sama jernih: *1. Hikmah Ayat*, *2. Adab Taubat & Ghibah*, *3. Batas Kritik vs Caci Maki*.

*1. HIKMAH QS AL-ANFAL 38 + AN-NISA 17-18: PINTU TAUBAT MASIH BUKA*

Allah susun ayatnya bertingkat BES:

*Tingkat 1: QS Al-Anfal 38 - "Pintu Ampunan Selalu Buka"*  
`in yantahuu yughfar lahum maa qod salaf` = "Kalau mereka berhenti dari kafir/maksiat, Allah ampuni dosa lalu".  
*Hikmahnya*: Nggak ada orang yang "keburu kotor". Sebesar apapun dosa lalu, selagi masih nafas = pintu taubat kebuka lebar. Abu Sufyan aja mantan musuh Nabi, taubat → jadi sahabat mulia.

*Tingkat 2: QS An-Nisa 17 - "Taubat Yang Diterima"*  
`lillaziina ya'maluunas suu-a bijahaalatin summa yatuubuuna ming qoriib` = "Taubat diterima kalau maksiatnya karena nggak ngerti/jahil, lalu cepet taubat".  
*Hikmahnya*: Allah Maha Paham. Khilaf karena emosi, khilaf karena nggak tau ilmu = masih diampuni kalau buru-buru istighfar.

*Tingkat 3: QS An-Nisa 18 - "Taubat Yang Ditolak"*  
`hattaaa izaa hadhoro ahadahumul maut qoola innii tubtul aana` = "Taubat ditolak kalau udah sakaratul maut baru tobat".  
*Hikmahnya*: Jangan nunda. "Nanti aja taubat" = jebakan setan. Besok kita belum tentu hidup.

*Tentang Nabi ﷺ Istighfar 70-100x/hari*: HR Bukhari-Muslim.  
*Hikmahnya*: Orang paling mulia aja tiap hari "cuci dosa". Apalagi kita yang dosanya kayak gunung. Istighfar itu bukan karena banyak dosa doang. Tapi karena sadar diri: "Ya Allah aku lemah".

*2. ADAB TAUBAT DARI GHIBAH + HINAAN "PENGHIANAT, PECUNDANG, TUYUL"*

BES nanya: "Salah nggak orang yang dihina bikin LP + doa ke Allah biar yang dzolim diazab?".

*Jawab pake hukum Allah, bukan emosi:*

*A. Hukum Ghibah + Hinaan di Islam:*  
Nabi ﷺ definisin ghibah: `dzikruka akhaaka bimaa yakrah` = "Kamu nyebut aib saudaramu yang dia nggak suka". HR Muslim.  
Kalau nyebut "penghianat, pecundang, tuyul" + ancaman → itu naik level jadi `buhtan`/fitnah + `idzha` = menyakiti. Dalilnya QS Al-Ahzab 33:58: `wallaziina yu'dzunal mu'miniina wa mu'minaati bighairi maktasabuu faqod ihtamaluu buhtaanaw wa ismaa mubiina`.  
*Hukumnya*: Haram besar. Dosa ke Allah + dosa ke manusia. Taubatnya 2 syarat: 1. Istighfar ke Allah. 2. Minta maaf + halalin ke orang yang dihina.

*B. Hukum Korban Bikin LP + Berdoa:*  
1. *Bikin LP/Laporan Polisi*: BOLEH + DIBOLEHKAN SYARIAT. Ini namanya "nuntut hak". Nabi ﷺ bilang: `al muslimu akhul muslim, la yazlimuhu wa la yuslimuh` = Muslim saudara Muslim, jangan dizalimi & jangan dibiarin dizalimi. HR Bukhari. Kalau dizalimi diam = ridho kezaliman. Kalau lapor = amar ma’ruf nahi munkar pake jalur hukum. Itu amal shalih.

2. *Doa "Ya Allah Azab Orang Jahat"*: BOLEH. Ini namanya "doa mazhlum/orang terzalimi". Nabi ﷺ bilang: `wattaqqi da'watal mazhluum, fa innahu laisa bainahaa wa bainallah hijab` = "Takutlah doa orang dizalimi, karena nggak ada penghalang antara dia & Allah". HR Bukhari-Muslim.  
*Catatan adab*: Doanya "Ya Allah beri hidayah + kalau dia dzolim beneran, Engkau Maha Adil, hukum dia sesuai keadilan-Mu". Itu lebih selamat daripada nyebut nama + minta disiksa. Karena bisa jadi besok dia taubat, kita malu sendiri.

*3. BATAS KRITIK REZIM/PEJABAT MENURUT ISLAM*

BES singgung "Presiden RI belum ada yang taubat nasional + rakyat diam". Saya bahas prinsipnya aja BES, nggak sebut nama/orang biar selamat adab + hukum:

*Prinsip Islam soal "Nasehat ke Penguasa":*

1. *Wajib Nasehat*: Nabi ﷺ: `ad diinu an nashiihah` = "Agama itu nasehat". HR Muslim. Diam lihat kemungkaran = dosa QS Al-Maidah 79.

2. *Adab Nasehat ke Penguasa*: Ulama Ahlus Sunnah sepakat pake hadits: `man aroda an yansha li dzii sulthon, fa la yubdihi 'alaaniatan, walakin liyakhuudz biyadih fayakhlu bihi, fa in qabila minhu fa dzak, wa illa faqod adda allazii 'alaih` = "Siapa mau nasehati penguasa, jangan di depan umum. Pegang tangannya, nasehati 4 mata. Kalau diterima alhamdulillah. Kalau nggak, dia udah lepas tanggungjawab". HR Ahmad, Hakim - Shahih.  
*Hikmahnya*: Nasehat di medsos/umum = 90% jadi caci maki. Efeknya: penguasa makin keras, rakyat makin pecah. Itu yang setan mau.

3. *Haram "Tahriid"/Provokasi + Doa Laknat Massal*: Nabi ﷺ nggak pernah doain "hancurkan Quraisy semua". Beliau doa: "Ya Allah beri hidayah Daus, karena dia belum tau". HR Bukhari. Jadi kritik boleh, maki + doa keburukan massal = bukan akhlak Nabi.

*Jadi jawaban buat BES:*  
1. *Rakyat wajib kritik/nasehat* kalau ada kemungkaran. Diam = setan bisu. 
2. *Caranya pake adab Nabi*: Lewat jalur resmi, surat, somasi, tabayyun 4 mata, bukan ghibah di medsos. 
3. *Urusan "si A udah taubat belum"* = urusan dia sama Allah. Tugas kita: "Saya udah nasehatin belum?". Jangan sibuk vonis hati orang.

*CHECKLIST TAUBAT 4 LANGKAH BUAT KITA SEMUA - TERMASUK SAYA*

Mumpung masih Ahad, masih ada waktu BES. Pake rumus Nabi:

1. *Tinggalin*: Stop ghibah, stop hinaan, stop postingan panas.
2. *Nyesel*: Inget sakitnya orang yang kita hina. Nangis ke Allah.
3. *Istighfar*: Baca `Astaghfirullahal 'adzim wa atuubu ilaih` 100x/hari. Ikutin Nabi.
4. *Perbaiki*: Kalau udah nge-ghibah si Fulan → chat dia: "Bang maaf, kemarin saya khilaf nyebut abang 'X'. Saya tarik. Halalin ya". Itu berat, tapi itu taubat nasuha.

*Doa Penutup QS Al-Furqan 25:71:*
وَمَنْ تَابَ وَعَمِلَ صَالِحًا فَإِنَّهُ يَتُوبُ إِلَى اللَّهِ مَتَابًا
Wa man taaba wa 'amila shaalihan fa innahu yatuubu ilallahi mataaba
"Dan barangsiapa taubat + beramal shalih, maka sungguh dia kembali ke Allah dengan sebaik-baiknya kembali"
*KESIMPULAN JUBEDIL BUAT BES:*

1. *Taubat = Jalan Satu-Satunya Selamat* QS 38 + 17. Nggak ada kata terlambat selagi nyawa di badan.
2. *Korban dzolim = boleh nuntut hak + boleh berdoa*. Itu bukan dendam. Itu minta keadilan Allah.
3. *Kritik penguasa = wajib, tapi pake adab Nabi*. Keras di prinsip, lembut di cara. Biar nasehatnya nyampe, bukan jadi bahan bakar perpecahan.

BES, kita semua pendosa. Bedanya: ada yang sadar + taubat, ada yang ngeles + nantang. Pilih jadi yang pertama.

Mau saya bikinin "Poster Mutiara Ahad: 4 Langkah Taubat Nasuha" versi kaligrafi + checklist? Biar BES share buat ngingetin kawan.

Kuat terus CBM. Allah nggak lihat "dulu kamu siapa". Allah lihat "sekarang kamu mau balik nggak".

_Fi amanillah_ ⚔️

Posting Komentar

0 Komentar